ULKUS GASTER

Tinggalkan komentar

September 9, 2012 oleh dokterbujang

DEFINISI

Ulkus merupakan defek di mukosa hingga muskularis mukosa bahkan bisa sampai lebih dalam

Ulkus peptikum merupakan ulkus dapat terjadi di setiap bagian saluran cerna yang terpajan getah asam peptik dan 98 % ada di duodenum dan lambung.

 

  1. EPIDEMIOLOGI

–          Ulkus gaster lebih sering terjadi pada laki-laki

–          Ulkus gaster biasa diderita pada dekade ke 4 dan 5

–          Prevalensi terjadinya lebih

 

Komplikasi atau penyulit     :

  • Perdarahan

Gejala yang berkaitan dengan perdarahan ulkus bergantung pada kecepatan kehilangan darah.

  • Perforasi

Penyebab utama perforasi diperkirakan adalah disebabkan oleh berlebihnya sekresi asam dan seringkali terjadi akibat menelan NSAID, yang mengurangi jumlah sel ATP, menyebabkan rentan terhadap stress oksidan. Perbaikan dari sel yang tertunda ini yang akan menyebabkan terjadinya perforasi. Pengobatan adalah dengan melakukan pembedahan segera disertai dengan reseksi lambung atau penjahitan pada tempat perforasi, bergantung pada keadaan penderita.

  • Obstruksi

Obstruksi saluran keluar lambung akibat peradangan dan edema, pilorospasme, atau jaringan parut, terjadi pada sekitar 5% penderita ulkus peptik. Sehingga gejala yang timbul adalah anoreksia, mual, dan kembung setelah makan; serta sering terjadi penurunan berat badan. Bila obstruksi bertambah maka dapat timbul nyeri dan muntah. Pengobatan bertujuan untuk koreksi cairan dan elektrolit, dekompresi lambung dengan memasukkan tabung nasogastrik, dan koreksi pembedahan obstruksi (piloroplasti).

  • Intraktabilitas

Penyulit ulkus peptikum yang paling sering terjadi adalah intraktabilitas, yang berarti bahwa terapi medis telah gagal mengatasi gejala secara memadai, sehingga penyakit ini sering sekali timbul. Penderita dapat mengalami gangguan tidur akibat nyeri, kehilangan waktu untuk bekerja, sering perlu perawatan di rumah sakit, atau hanya tidak mampu mengikuti cara pengobatan. Tindakan pembedahan diperlukan dan sering dianjurkan pada penderita intraktabilitas.

 

Pengobatan    :

tujuan dari pengobatan ulkus peptikum sendiri adalah untuk menghambat atau membufer sekresi asam sehingga akan menghilangkan gejala dan mempermudah penyembuhan dari ulkus sendiri karena sebenarnya lambung juga mempunyai mekanisme perbaikan sendiri. Mekanisme perbaikan itu akan terganggu bila terdapat faktor-faktor lain yang memperberat, yang paling sering karena adanya sekresi asam yang berlebih. Untuk mencapai tujuan dari pengobatan tersebut, antara lain dengan:

  • Antasida
  • Penatalaksanaan diet, yaitu denagn makan sedikit-sedikit tapi dengan frekuensi yang tinggi (sering), guna menetralkan asam yang berlebih pada ulkus peptikum.
  • Antikolinergikà menghambat saraf pascaganglion parasimpatik yang mensekresikan asetikolin. Namun obat ini sudah jarang digunakan akibat efek lainnya yang kurang menguntungkan lambung, yaitu akan menghambat motilitas dari usus sendiri yang akan mengakibatkan perlambatan dari pengosongan lambung sendiri.
  • Penghambat H2 (Histamin) à karena efek dari histamin akan merangsang dari sekresi asam/Hcl dan pepsinogen. Preparat yang digunakan adalah simetidin, ranitidin, dan famotidin.
  • Anttimikroba/ anti bakteri, misalnya jika adanya infeksi dari Helicobacter pylori.
  • Istirahat yang cukup, baik fisik maupun emosi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

September 2012
J S M S S R K
     
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Kategori

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 11 pengikut lainnya

Klik tertinggi

Blog Stats

  • 108,982 Tampilan
%d blogger menyukai ini: