ABSES PERITONSIL

Tinggalkan komentar

September 7, 2012 oleh dokterbujang

ANAMNESA

Seorang laki-laki berusia 29 tahun datang dengan keluhan utama nyeri telan. Sejak 3 hari SMRS, Pasien mengeluh nyeri saat menelan dan demam tinggi mendadak. Leher kanan bengkak dan terasa nyeri. Pasien merasa sulit membuka mulut dan menoleh karena terasa nyeri, serta suara menjadi sengau.  Batuk dan pilek disangkal. Pasien juga mengeluh keluar air ludah terus-menerus dalam jumlah banyak dan mulut berbau. Pasien merasa mual, namun tidak muntah. Nyeri telinga disangkal.Pasien sudah memeriksakan diri ke dokter umum dan diberi penurun panas, namun keluhan tidak membaik dan dirasakan semakin memburuk. Pasien merasa nyeri telan  semakin hebat, nyeri kepala dan badan terasa lemas.

Dari pemeriksaan fisik, tampak uvula Hiperemis, terdorong kearah sinistra, tonsila palatina dextra tampak menonjol dari fossa tonsilaris dextra, pembesaran (+) T1, hiperemi (+), Peritonsiler : hiperemis (+), tampak pus (+), Limfonodi submandibula dextra membengkak, nyeri tekan (+)

DIAGNOSIS

Abses Peritonsil

TERAPI

  • Inj Metronidazole 3×500 mg
  • Inj Torasic 3×30 mg
  • Inj Terfacef 2×1 gr
  • Inj Hexilon 3×125 mg.

DISKUSI

Peritonsillar abscess (PTA) merupakan kumpulan/timbunan pus yang terlokalisir/terbatas pada jaringan peritonsillar yang terbentuk sebagai hasil dari suppurative tonsillitis. Abses peritonsil terbentuk oleh karena penyebaran organisme bakteri penginfeksi tenggorokan kesalah satu ruangan aereolar yang longgar disekitar faring menyebabkan pembentukan abses, dimana infeksi telah menembus kapsul tonsil tetapi tetap dalam batas otot konstriktor faring.

Selain gejala dan tanda tonsilitis akut, terdapat juga odinofagia (nyeri menelan) yang hebat, biasanya pada sisi yang sama juga dan nyeri telinga (otalgia), muntah (regurgitasi), mulut berbau (foetor ex ore), banyak ludah (hipersalivasi), suara sengau (rinolalia), dan kadang-kadang sukar membuka mulut (trismus), serta pembengkakan kelenjar submandibula dengan nyeri tekan. Bila ada nyeri di leher (neck pain) dan atau terbatasnya gerakan leher (limitation in neck mobility), maka ini dikarenakan lymphadenopathy dan peradangan otot tengkuk.

Pada stadium infiltrasi, diberikan antibiotika dosis tinggi dan obat simtomatik. Juga perlu kumur-kumur dengan air hangat dan kompres dingin pada leher. Antibiotik yang diberikan ialah penisilin 600.000-1.200.000 unit atau ampisilin/amoksisilin 3-4 x 250-500 mg atau sefalosporin 3-4 x 250-500 mg, metronidazol 3-4 x 250-500 mg2.

Bila telah terbentuk abses, dilakukan pungsi pada daerah abses, kemudian diinsisi untuk mengeluarkan nanah. Tempat insisi ialah di daerah yang paling menonjol dan lunak, atau pada pertengahan garis yang menghubungkan dasar uvula dengan geraham atas terakhir. Tonsilektomi merupakan indikasi absolut pada orang yang menderita abses peritonsilaris berulang atau abses yang meluas pada ruang jaringan sekitarnya.

KESIMPULAN

Berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik, didapatkan diagnosis abses peritonsiler. Sebaiknya dilakukan pungsi pada daerah abses dan inisisi untuk mengeluarkan pus. Dan dianjurkan untuk dilakukan tonsilektomi mengingat penyakit ini sering berulang.

REFERENSI

  1. Adams, G.L. 1997. Penyakit-Penyakit Nasofaring Dan Orofaring. Dalam: Boies, Buku Ajar Penyakit THT, hal.333. EGC, Jakarta.
  2. Fachruddin, darnila. 2006. Abses Leher Dalam. Dalam: Buku Ajar Ilmu Kesehatan, Telinga-Hidung-Tenggorokan, hal. 185. Balai Penerbit FKUI, Jakarta.

Soepardi,E.A, Iskandar, H.N, Abses Peritonsiler, Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga, Hidung dan Tenggorokan, Jakarta: FKUl, 2000; 185-89.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

September 2012
J S M S S R K
     
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Kategori

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 11 pengikut lainnya

Klik tertinggi

Blog Stats

  • 108,982 Tampilan
%d blogger menyukai ini: